Peran Guru dalam Membentuk Penguatan Positif Untuk Memberikan Perilaku Baik Siswa Perspektif Teori Belajar Sosial Albert Bandura

Penulis

  • Desty Rolina Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Aditia Fradito Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Khusnul Khotimah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.51729/banin.322187

Kata Kunci:

Teori Belajar Sosial, Albert Bandura, Penguatan Positif, Perilaku Prososial Peserta Didik, Peran Pendidik

Abstrak

Peran pendidik dalam mengimplementasikan penguatan positif sebagai upaya pembentukan perilaku prososial peserta didik ditinjau dari perspektif Teori Belajar Sosial Albert Bandura. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang diperkuat melalui observasi lapangan di SDN 3 Perumnas Way Halim. Sumber data mencakup sumber primer berupa karya-karya teoritis Albert Bandura serta sumber sekunder yang terdiri atas jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan publikasi akademik yang relevan dengan fokus kajian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pendidik menjalankan fungsi sebagai model primer dalam proses pembelajaran sosial melalui lima dimensi kunci Teori Belajar Sosial Bandura, yakni modeling (keteladanan), attention (perhatian dan observasi), retention and reproduction (retensi dan reproduksi perilaku), motivation (penguatan), serta self-efficacy (efikasi diri). Pendidik yang secara konsisten menampilkan perilaku disiplin, bertanggung jawab, dan santun terbukti mampu menjadi figur teladan yang diobservasi dan diteladani oleh peserta didik. Pemberian penguatan positif melalui pujian, apresiasi, dan umpan balik yang konstruktif terbukti efektif dalam mendorong peserta didik untuk mempertahankan dan mereproduksi perilaku yang diharapkan. Lingkungan sekolah yang kondusif yang ditopang oleh budaya positif, seperti program 5S, pembiasaan tadarus, dan kegiatan berwawasan lingkungan, turut memperkuat proses internalisasi nilai-nilai karakter pada diri peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Teori Belajar Sosial Bandura melalui keteladanan pendidik, penguatan positif yang konsisten, dan lingkungan belajar yang suportif memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan perilaku positif peserta didik di jenjang pendidikan dasar.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31