Pengembangan Desain Permainan Adaptif Susun Warna Ceria Untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.51729/banin.322190Kata Kunci:
Permainan Adaptif, Motorik Halus, Anak Usia Dini, Media Pembelajaran, WarnaAbstrak
Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan penting yang perlu distimulasi sejak usia dini karena berpengaruh terhadap kesiapan anak dalam mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran. Namun, masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan dalam koordinasi mata dan tangan, menggenggam benda, serta menyusun objek secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain permainan adaptif “Susun Warna Ceria” sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan lembar penilaian perkembangan motorik halus anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan adaptif “Susun Warna Ceria” layak digunakan sebagai media pembelajaran karena mampu meningkatkan kemampuan menggenggam, koordinasi mata dan tangan, ketepatan menyusun objek, konsentrasi, serta kemampuan mengenal dan mengelompokkan warna. Penerapan prinsip adaptif pada permainan memungkinkan anak dengan tingkat kemampuan yang berbeda tetap dapat berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan bermain. Dengan demikian, permainan “Susun Warna Ceria” dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan efektif untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sri Deyanti Paluwala, Fitriani Maun, Nabila Rahdani Mandjurungi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


