Peningkatan Pengetahuan dalam Pencegahan Penyakit Malaria pada Siswa SMP Santo Mikael Cimahi melalui Metode Focus Discussion Group
Kata Kunci:
Forum Group Discussion, Malaria, Pendidikan KesehatanAbstrak
Malaria adalah penyakit menular yang telah tercatat sekitar 80.000 kasus dengan insidensi yang cenderung stabil dalam lima tahun terakhir. Beberapa daerah di Indonesia, terutama yang berada di wilayah endemis, memiliki angka kasus malaria yang tinggi. Penyakit ini disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Anak-anak termasuk kelompok yang paling rentan terhadap penyakit malaria. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengkaji pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa SMP Santo Mikael Cimahi mengenai pencegahan penyakit malaria. Program pemberdayaan masyarakat ini menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD), dengan evaluasi hasil penyuluhan melalui pre-test dan post-test. Analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa SMP Santo Mikael Cimahi, terlihat dari kenaikan nilai rata-rata pre-test (89,33) menjadi post-test (93,67), yang menandakan bahwa penyuluhan dengan metode FGD berhasil meningkatkan pengetahuan mereka tentang malaria. Metode ini terbukti efektif karena memungkinkan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi, mendalami materi, dan berbagi pengalaman.
Unduhan
Referensi
Afiyanti, Yati. “Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terfokus) Sebagai Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif.” Jurnal Keperawatan Indonesia 12, no. 1 (March 24, 2008): 58–62. https://doi.org/10.7454/jki.v12i1.201.
Apay, Frengky, Frans Manangsang, Ellen Rosawita Veronica Purba, Sofietje Gentidatu, I Ketut Swastika, Kristiyani Herda Rophi, Ester Rumaseb, Fitri Diah Muspitha, Gemi Rahayu, and Elisabeth Mebri. “Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Di Kampung Ifar Besar Papua Melalui Penyuluhan Malaria, Stunting, Scabies, Asam Urat, Dan TB.” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia 3, no. 3 (June 7, 2024): 222–28. https://doi.org/10.59025/js.v3i3.227.
Arisjulyanto, Dedy, and Korinus Suweni. “Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Malaria Di Kabupaten Kepulauan Yapen.” JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA 2, no. 01 (January 31, 2024): 1–6. https://doi.org/10.1234/jkti.v2i01.51.
Aunalal, Hensya Mendy Thince, David Nakka Gasong, Dennys Christofel Dese, and Maria Dyah Kurniasari. “FAKTOR RISIKO PENYAKIT MALARIA SECARA GLOBAL: SEBUAH STUDI LITERATUR.” JOURNAL OF HUMAN HEALTH 3, no. 2 (May 17, 2024): 32–47. https://doi.org/10.24246/johh.vol3.no22024.pp32-47.
Azhari, Dalilah, Susilawati Susilawati, Dwi Handayani, Gita Dwi Prasasty, Ella Amalia, Pariyana Pariyana, Elzabet Theresy, and Andi Irnanda. “Penyuluhan Masyarakat Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Mengenai Malaria Dan Nyamuk Vektor Malaria Serta Screening Dini Malaria Di Kelurahan Kemelak RT 01 Kabupaten Baturaja.” Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine 5, no. 2 (July 19, 2024): 99–112. https://doi.org/10.32539/Hummed.V4l2.148.
IOM UN Migration. “Mobilitas Manusia Dan Malaria.” International Organization for Migration, January 1, 2025. https://www.iom.int/human-mobility-and-malaria.
Kemenkes. “Cegah Dan Kendalikan Malaria.” Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, May 27, 2024. https://kemkes.go.id/id/cegah-dan-kendalikan-malaria.
———. “Kenali Apa Itu Malaria: Gejala, Pencegahan Dan Pengobatan.” Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, January 1, 2025. https://ayosehat.kemkes.go.id/apa-itu-malaria.
Oktavia, Shilvi. “SKRIPSI PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PENDERITA MALARIA TENTANG PENCEGAHAN MALARIA DI KOTA BENGKULU,” 2021.
Rahmandani, Ayu Wulan, and Crystin Evangelin Watunglawar. “GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENYAKIT MALARIA DI SMP NEGERI 2 NIMBORAN KABUPATEN JAYAPURA.” Prosiding STIKES Bethesda Vol. 2 No. 1 (July 30, 2023). https://jurnal.stikesbethesda.ac.id/index.php/p/article/view/434.
Setyaningrum, Endah. Malaria Dan Vektornya. Pustaka Ali Imron, 2020.
Susilawati, Susilawati, and Salsabila Prayatna. “ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH PESISIR BERDASARKAN TEORI HL.BLUM.” ZAHRA: JOURNAL OF HEALTH AND MEDICAL RESEARCH 3, no. 3 (May 31, 2023): 235–41.
Triani, Eva, Ika Primayanti, Eka Arie Yuliyani, Putu Suwitasari, Dody Handito, and Ayda Fitri Madani. “EDUKASI MALARIA DAN UPAYA PENCEGAHANNYA PADA MASYARAKAT DI DAERAH HIPOENDEMIS MALARIA KABUPATEN LOMBOK BARAT.” Prosiding PEPADU 6, no. 1 (December 15, 2024): 45–48.
Victor E.D. Palapessy. “Penyuluhan Pencegahan Penularan Penyakit Malaria Kepada Masyarakat Di Desa Kampung Baru Kelurahan Galang Baru Kota Batam.” Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 3, no. 1 (March 30, 2024): 55–62. https://doi.org/10.58374/jmmn.v3i1.244.
World Health Organization. “World Malaria Report 2023,” 2023. https://www.who.int/teams/global-malaria-programme/reports/world-malaria-report-2023.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nathania Andjela Stevany, Emanuela Citra Wiranda Putri, Ivan Rifael Bonardo, Lisdayanti Simbolon, Yura Witsqa Firmansyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


