https://jurnal.staip.ac.id/index.php/khidmah/issue/feedAl-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2025-09-30T00:00:00+00:00Sanusisn.kariem@gmail.comOpen Journal Systems<p>e-ISSN: <strong><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2987-5358" target="_blank" rel="noopener">2987-5358</a></strong> | DOI : <strong><a href="https://doi.org/10.51729/khidmah">10.51729/khidmah</a></strong></p> <p>Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAI Pelabuhan Ratu. Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit Dua Kali setahun yaitu Maret dan September yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat.</p> <p>Al-Khidmah adalah konsep Islam yang berkaitan dengan menyediakan layanan bagi sesamanya. Ini meliputi membantu orang lain, mendukung kebaikan, menjaga tanggung jawab, dan bekerja keras untuk mencapai tujuan bersama. Konsep ini menekankan pentingnya berkontribusi kepada komunitas/masyarakat dan bersikap saling menghormati sesama manusia. Al Khidmah juga memberi kesempatan kepada setiap individu untuk berkembang dan berpartisipasi dalam masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, setiap individu diharapkan dapat terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat dan mempromosikan nilai-nilai berbagi, persatuan, kasih sayang, dan saling membantu.</p>https://jurnal.staip.ac.id/index.php/khidmah/article/view/792 Peranan Ibu terhadap Pendidikan Anak melalui Seminar Parenting bekerjasama dengan Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary di Desa Cisalak Kecamatan Cibeber Cianjur2025-09-11T03:35:49+00:00Maspurohdrmaspuroh@gmail.comMiftahussadahmiftahussaadahkhoir@gmail.comMita Auliamythaaulia0@gmail.comRizka Nurmaulidyarizkanurmaulidya15@gmail.com<p>Macam-macam gaya pengasuhan akan mempengaruhi perkembangan anak, phenomena-phenomena yang hadir saat ini, salah satunya adalah faktor sumbang sih hasil pendidikan orang tua nya. Melalui seminar tujuan pemahaman dan tujuan daripada parenting yang baik. Seminar parenting yang diadakan di Desa Cisalak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, merupakan hasil kerjasama antara mahasiswa KKN STAI Al-Azhary dengan masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para ibu akan pentingnya peran mereka dalam mendidik dan membentuk karakter anak, terutama di lingkungan keluarga. Seminar ini menekankan bahwa ibu memiliki peran krusial dalam membimbing perkembangan mental, moral, dan emosional anak sejak usia dini. Melalui seminar ini, para ibu diajak untuk memahami strategi yang efektif dalam mendidik anak, baik dari aspek spiritual, akademik, maupun sosial. Pendekatan ini mencakup bagaimana ibu dapat menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, mendukung prestasi akademis anak, serta membangun hubungan yang harmonis dalam keluarga. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di Desa Cisalak, sekaligus mempererat kerjasama antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam membangun generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.</p>2025-09-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Maspuroh, Miftahussadah, Mita Aulia, Rizka Nurmaulidyahttps://jurnal.staip.ac.id/index.php/khidmah/article/view/807Manajemen Pemberdayaan Masjid melalui Magrib Mengaji di Desa Bencoy Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi2025-09-11T03:48:26+00:00Hilyas Hibatullah Abdul Kudushilyashibatullah@gmail.comIstianah Nur Maulidaistianahmaulida@gmail.com<p>Pendidikan merupakan salah satu kewajiban mulia bagi umat islam, dan masjid merupakan tempat utama untuk melakukan ibadah. Adapun Pendidikan di dalam masjid merupakan penggabungan antara salah satu ibadah yang paling mulia yaitu menuntut ilmu di tempat yang mulia yaitu masjid. Salah satu pusat kegiatan menuntut ilmu dalam islam adalah masjid. Dalam islam, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah yang bersifat seremonial saja, melainkan juga sebagai pusat kegiatan yang berkaitan dengan sosial dan Pendidikan Umat Islam, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, interview, dan dokumentasi. Dalam analisis data peneliti menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang menggambarkan, mempresentasikan serta manafsirkan tentang hasil penelitian secara detail. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada pengelola Pendidikan di Masjid Nurul Hidayah Desa Bencoy tentang pengelolaan pendidikan yang baik dari segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian dan hal-hal yang terkait dengan peningkatan kualitas Pendidikan di dalam masjid. Adapun Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan studi dokumen. Langkah awal kegiatan pengabdian dilakukan dengan persiapan. Kedua adalah sosialisasi dan pembagian tugas. Ketiga yakni pendampingan. Hasi kagiatan pengabdian meliputi pada dua aspek yaitu manajemen dan sumber daya manusia.</p>2025-09-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Hilyas Hibatullah Abdul Kudus, Istianah Nur Maulidahttps://jurnal.staip.ac.id/index.php/khidmah/article/view/819Dampak Pelatihan Public Speaking terhadap Peningkatan Kemampuan Konten Kreator dalam Pembuatan Konten di Media Instagram2025-09-11T04:05:52+00:00Fery Diantorodiantoro@iainponorogo.ac.idChintia Maria Nur Faddillahchintiafadilah@gmail.com<p>Program pelatihan <em>public speaking</em> ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi pemuda Karang Taruna Panca Jaya Manunggal dalam pembuatan konten Instagram. Program ini menggunakan metode SISDAMAS, yang terdiri dari empat siklus: sosialisasi, pemetaan sosial, pelaksanaan program, dan evaluasi. Dengan dukungan lebih lanjut, potensi pemuda dalam pembuatan konten dapat dioptimalkan untuk memberikan dampak positif pada komunitas. Pelatihan ini dilaksanakan dengan fokus utama pada peningkatan kepercayaan diri, penggunaan bahasa tubuh, serta teknik penyampaian narasi yang menarik. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas konten yang dihasilkan, baik dari segi visual maupun verbal. Dengan adanya pendampingan lebih lanjut dan penyediaan alat yang memadai, potensi pemuda Karang Taruna dalam pembuatan konten dapat lebih optimal dan berdampak positif bagi komunitas.</p>2025-09-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Fery Diantoro, Chintia Maria Nur Faddillahhttps://jurnal.staip.ac.id/index.php/khidmah/article/view/1241Peningkatan Pengetahuan dalam Pencegahan Penyakit Malaria pada Siswa SMP Santo Mikael Cimahi melalui Metode Focus Discussion Group2025-09-12T06:45:58+00:00Nathania Andjela Stevanynathaniaandjelas@gmail.comEmanuela Citra Wiranda Putriemanuelacitra21@gmail.comIvan Rifael Bonardoivanrifael078@gmail.comLisdayanti Simbolonlisdayantisimbolon@gmail.comYura Witsqa Firmansyahyurawf14@gmail.com<p>Malaria adalah penyakit menular yang telah tercatat sekitar 80.000 kasus dengan insidensi yang cenderung stabil dalam lima tahun terakhir. Beberapa daerah di Indonesia, terutama yang berada di wilayah endemis, memiliki angka kasus malaria yang tinggi. Penyakit ini disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Anak-anak termasuk kelompok yang paling rentan terhadap penyakit malaria. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengkaji pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa SMP Santo Mikael Cimahi mengenai pencegahan penyakit malaria. Program pemberdayaan masyarakat ini menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD), dengan evaluasi hasil penyuluhan melalui pre-test dan post-test. Analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa SMP Santo Mikael Cimahi, terlihat dari kenaikan nilai rata-rata pre-test (89,33) menjadi post-test (93,67), yang menandakan bahwa penyuluhan dengan metode FGD berhasil meningkatkan pengetahuan mereka tentang malaria. Metode ini terbukti efektif karena memungkinkan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi, mendalami materi, dan berbagi pengalaman.</p>2025-09-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Nathania Andjela Stevany, Emanuela Citra Wiranda Putri, Ivan Rifael Bonardo, Lisdayanti Simbolon, Yura Witsqa Firmansyahhttps://jurnal.staip.ac.id/index.php/khidmah/article/view/1607Penyaluran Zakat Fitrah kepada Guru Ngaji PNS di Desa Tabudarat Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah2025-06-20T06:32:01+00:00Nurul Hikmahnurullhikmahhh19@gmail.comFatimah Zahraftmhzhr244@gmail.comNisa Aulia1221nisaaulia@gmail.comSiti Hamnahsitihamnah23@gmail.comSilahuddinkimsilaheun@gmail.com<p>Zakat fitrah merupakan salah satu instrumen keuangan Islam yang bertujuan untuk membantu mustahik, khususnya fakir dan miskin, menjelang Hari Raya Idulfitri. Namun, di Desa Tabudarat Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat perbedaan pandangan mengenai penyaluran zakat fitrah kepada guru ngaji yang juga berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Fenomena ini menimbulkan pertanyaan apakah praktik tersebut sesuai dengan prinsip hukum Islam atau disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat terhadap ketentuan zakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami secara mendalam kelayakan guru ngaji yang berstatus PNS sebagai penerima zakat fitrah dalam konteks hukum Islam dan realitas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima informan: seorang tokoh agama, anggota masyarakat, pengurus masjid, guru ngaji yang juga PNS, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pandangan. Sebagian berpendapat bahwa mereka yang aktif berdakwah dan hidup sederhana masih layak menerima zakat. Sementara itu, pihak lain menilai bahwa status sebagai PNS menunjukkan kecukupan ekonomi sehingga tidak termasuk dalam kategori mustahik. Kesimpulannya diperlukan pedoman dan kriteria yang lebih jelas dalam pendistribusian zakat fitrah kepada guru ngaji PNS agar tetap selaras dengan keadilan Islam dan tujuan utama zakat.</p>2025-09-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Nurul Hikmah, Fatimah Zahra, Nisa Aulia, Siti Hamnah, Silahuddinhttps://jurnal.staip.ac.id/index.php/khidmah/article/view/1718Edukasi dan Literasi Keuangan Syariah Inklusif kepada Masyarakat; Upaya Preventif dan Solutif menghidari Dampak Negatif Jeratan Pinjaman Online (Pinjol)2025-09-25T07:28:49+00:00Azhar Taufikazhar.taufik@umj.ac.idAli Idrusaliidrus@umj.ac.idRini Fatma KartikaRini.fatma@umj.ac.id<p>kasus pinjaman online di Indonesia telah menjadi perhatian serius karena dampaknya yang merugikan Masyarakat. Beberapa isi utama terkait dengan pinjol termasuk praktik pinjaman yang tidak bertanggung jawab, suku bunga tinggi, pelanggaran privasi, dan penagihan agresif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap observasi, persiapan materi, pelaksanaan kegiatan edukatif, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadinya peningkatan pemahaman nilai-nilai perilaku ekonomi Islam secara aplikatif pada siswa/i melalui aktifitas keseharian. fokus utama dalam kegiatan adalah agar masyarakat dapat memilah dan memilih akad serta transaksi perekonomian mana yang legal dan bermanfaat ataupun mana akad serta transaksi perekonomian yang ilegal dan merugikan, sehingga masyarakat dapat tercerahkan dan dapat mengurangi mudharat bagi kehidupannya di masa yang akan datang.</p>2025-09-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Azhar Taufik, Ali Idrus, Rini Fatma Kartikahttps://jurnal.staip.ac.id/index.php/khidmah/article/view/1752Pendampingan Kolaboratif Mahasiswi dengan Kader Posyandu Delima dalam Peningkatan Layanan Balita Desa Cikembar2025-08-29T06:58:49+00:00Rini Aprianiriniananda1980@gmail.comSekarmaji Sirulhaqsekarmaji@staip.ac.idNeneng Nur Apipahnenengnur367@gmail.comAna Mintarsihanathea728@gmail.comIra Purnamairapurnama629@gmail.com<p>Pengabdian masyarakat ini berfokus pada isu rendahnya pemberdayaan layanan balita di Posyandu akibat kurangnya keterampilan kader dalam menyusun program stimulasi perkembangan anak dan terbatasnya kolaborasi dengan pihak eksternal. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui pendampingan kolaboratif bersama mahasiswi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) untuk mengoptimalkan layanan kesehatan, gizi, pendataan balita, dan stimulasi perkembangan balita. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan strategi pendampingan langsung dan evaluasi berkala. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan kader melalui wawancara dan observasi, diikuti pendampingan langsung dalam implementasi program di Posyandu. Mahasiswi PIAUD berperan sebagai fasilitator dalam merancang kegiatan edukatif dan kreatif, seperti permainan motorik dan sensorik, yang mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional balita, serta membantu kegiatan Posyandu dalam pendataan balita, termasuk kesehatan, berat badan, dan informasi terkait lainnya. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan keterampilan kader Posyandu dalam menyusun dan melaksanakan program stimulasi perkembangan serta pendataan yang lebih terstruktur. Layanan Posyandu mengalami peningkatan partisipasi ibu balita sebesar 30%, serta terwujudnya inovasi program berbasis komunitas yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan mahasiswi PIAUD menghasilkan panduan kegiatan stimulasi dan pendataan yang kontekstual dan mudah diterapkan. Pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan kader Posyandu dan optimalisasi layanan balita, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan komunitas dalam mendukung perkembangan anak usia dini.</p>2025-09-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Rini Apriani, Sekarmaji Sirulhaq, Neneng Nur Apipah, Ana Mintarsih, Ira Purnamahttps://jurnal.staip.ac.id/index.php/khidmah/article/view/1764Pendampingan Masyarakat dalam Membangun Kesadaran Pedagang melalui Metode Edukasi di Pasar Simpang Desa Mulyasari Bayongbong Garut2025-08-29T07:07:08+00:00Wati Karmilastaidamgarut@ac.idDadan Nurdindadann74@gmail.comEko Waluyowaluyoeko042@gmail.com<p>Fenomena permasalahan pengelolaan sampah di Pasar Simpang, Desa Mulyasari, Bayongbong, Garut, masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan, mengingat pasar berfungsi sebagai pusat ekonomi masyarakat. Pengelolaan sampah yang kurang tepat umumnya berupa plastik, botol, kaca, kertas, sisa makanan, dan lainnya menjadi ancaman serius karena berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan. Kondisi ini dapat membahayakan kesehatan masyarakat, menimbulkan penyakit kulit, gangguan pernapasan, kualitas air yang berbau tidak sedap, bahkan meningkatkan risiko banjir. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui kolaborasi mahasiswa KKN 2025, dosen IMDA Garut, aparat desa, masyarakat, serta para pedagang di Pasar Simpang. Kegiatan meliputi edukasi interaktif melalui Lokakarya 1 dan sosialisasi langsung kepada pedagang dan pembeli. Selain itu, kerja sama dengan pengelola pasar dan TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) dijalin guna menjamin keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah, perubahan perilaku pedagang yang lebih proaktif, serta terciptanya lingkungan pasar yang lebih bersih. Dengan pendekatan edukatif dan dukungan fasilitas yang memadai, program ini diharapkan menjadi model pengelolaan sampah berkelanjutan di pasar tradisional lainnya, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan mendukung kebijakan pengelolaan sampah ramah lingkungan.</p>2025-09-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Wati Karmila, Dadan Nurdin, Eko Waluyohttps://jurnal.staip.ac.id/index.php/khidmah/article/view/1773Revitalisasi Peran Guru PAI dalam Membangun Karakter Anti-Bullying melalui Pendekatan Psiko-Spiritual2025-09-18T06:27:39+00:00Fauzi Muharomfauzi.muharom@staff.uinsaid.ac.idMariah Kibtiyahmariah.kibtiyah@staff.uinsaid.ac.idDesti Widianidesti.widiani@staff.uinsaid.ac.idHafidahhafidah.dr@staff.uinsaid.ac.idSulurisuluripai17@gmail.comAminudine_nudie@yahoo.co.idR Lukman Fauronilfauroni@staff.uinsaid.ac.id<p><em>Bullying</em> di lingkungan sekolah masih menjadi fenomena yang mengkhawatirkan dan berpotensi merusak perkembangan psikologis, sosial, dan spiritual peserta didik. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam mencegah dan menanggulangi <em>bullying</em> melalui pembinaan akhlak mulia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama Asosiasi Guru PAI Kabupaten Sukoharjo untuk meningkatkan kapasitas guru PAI dalam membangun karakter anti-<em>bullying</em> melalui pendekatan <em>psiko-spiritual</em>. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru PAI dalam penanganan <em>bullying</em>, perubahan pendekatan pembelajaran yang lebih integratif, serta indikasi penurunan perilaku <em>bullying</em> di sekolah peserta program. Pendekatan <em>psiko-spiritual</em> terbukti relevan untuk membentuk kesadaran moral dan empati siswa secara berkelanjutan.</p>2025-09-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2025 Fauzi Muharom, Mariah Kibtiyah, Desti Widiani, Hafidah, Suluri, Aminudin, R Lukman Fauroni