Agama dan Gerakan Sosial Di Indonesia

Telaah Kritis Tentang Perkembangan Pendidikan Agama di Ormas Muhammadiyah

Penulis

  • Agus Rahmat Nugraha STAI Darul Arqom Muhamadiyah Garut
  • Wati Karmila STAI Darul Arqom Muhamadiyah Garut

DOI:

https://doi.org/10.51729/murid.11107

Kata Kunci:

Agama, Gerakan Sosial, Indonesia

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk menelaah tentang agama dan gerakan sosial di Indonesia :telaah kritis tentang perkembangan pendidikan agama di ormas Muhammadiyah.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan atau library research, yakni penelitian yang dilakukan melalui pengumpulan data atau karya tulis ilmiah dengan objek penelitian atau pengumpulan data bersifat kepustakaan. Hasil telaah membuktikan bahwa dengan semangat barunya, Muhamamdiyah selalu menampilkan pendidikan  Islam dengan pendekatan modern, yang berupaya mengintegrasikan  pengarusutamaan ilmu agama dan umum, yang tidak dipisahkan antara satu dengan yang lainnya. Arah revitalisasi pendidikan Muhammadiyah saat ini adalah penyatuan antara pengembangan fondasi konseptual dan praktisi pendidikan, yakni pendidikan yang menghidupkan kehidupan keumatan dan kebangsaan dengan nafas kebaharuan. Dengan karakter pendidikan Muhammadiyah yang holistik, dimana pendidikan Muhammadiyah mencakup integritas sekolah/madrasah/pesantren, keluarga, dan masyarakat yang saling mendukung.  Pendidikan holistik ini pada gilirannya diharapkan menjadi solusi terbaik, apalagi dibantu teknologi yang semakin sophisticated, maka AIK (Al-Islam Kemuhammadiyahan) atau juga Al-Islam dan Ismuba (Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab) adalah core system dari pendidikan holistik ala Muhammadiyah. Inti sistem inilah yang akan memandu integrasi imn dan kemajuan yang selalu memerlukan penguatan dari berbagai aspek.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Al-Attas, S. N. (2010). Islam dan Sekularisme. Institut Pemikiran Islam dan Pembangunan Insan (PIMPIN).

Arifin, S. (2015). Rekonstruksi al-islam-kemuhammadiyahan (aik) perguruan tinggi muhammadiyah sebagai praksis pendidikan nilai. Edukasi, 13(2), 294533.

Baidarus, B., Hamami, T., Suud, F. M., & Rahmatullah, A. S. (2020). Al-Islam dan kemuhammadiyahan sebagai basis pendidikan karakter. AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education, 4(1), 71–91.

Lickona, T. (2012). Mendidik Untuk Membentuk Karakter: Bagaimana Sekolah dapat Memberikan Pendidikan Sikap Hormat dan Bertanggung Jawab (Penerjemah: Juma Abdu Wamaungo (ed.)). Bumi Aksara.

Lubis, A., Muhammadiyah, P., & Abduh, M. (1993). Suatu studi perbandingan. Bulan Bintang.

Mahmud. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Pustaka Setia.

Mulkhan, A. M. (1990). Pemikiran KH. Ahmad Dahlan Dan Muhammadiyah. Bumi Aksara.

Nakamura, M. (2019). Muhammadiyah Sebagai Gejala Perkotaan, Dalam Muhammadiyah Kini & Esok. Pustaka Panjimas.

Shomad, A. (2017). Hukum islam: Penormaan prinsip syariah dalam hukum indonesia. Kencana.

Wiliam, F. O. (2002). Educational Ideologies: Contemporery Expression of Educational Philosophies ( terj. O. I. Naomi (ed.)). Pustaka Pelajar.

UU No. 20 Tahun 2003, tentang Sistem pendidkan Nasional, Pasal 1

SM No.10 TH. Ke-91//16-31 Mei 2006M,

Unduhan

Diterbitkan

2023-04-29

Cara Mengutip

Rahmat Nugraha, A., & Karmila, W. (2023). Agama dan Gerakan Sosial Di Indonesia: Telaah Kritis Tentang Perkembangan Pendidikan Agama di Ormas Muhammadiyah. Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam, 1(1), 100–108. https://doi.org/10.51729/murid.11107