Peningkatan Penguatan Manajemen Dakwah Di Lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banguntapan Selatan Bantul, Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.51729/alkhidmah.21622Kata Kunci:
Da’i Muhammadiyah, manajemen dakwah, masifikasiAbstrak
Kegiatan Pengabdian Muhammadiyah dilaksanakan di PCM Banguntapan Selatan, Bantul dengan target warga persyarikatan Muhammadiyah-Aisyiyah dan para da’i Muhammadiyah-Aysiyah yang tergabung dari beberapa pimpinan ranting Muhammadiyah (PRM) se-Banguntapan Selatan. Gerakan dakwah menjadi ruh gerakan Muhammadiyah dalam memajukan dan mencerahkan aspek kehidupan, seperti aspek pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, politik, budaya dan juga ekonomi. Maka, manajamen dakwah menjadi sangat asensial dan vital dalam menghadirkan dakwah Muhammadiyah yang sistematis, terstruktur, masif dan menggembirakan. Manajemen dakwah yang holistik diperlukan untuk menyusun perencanaan berdasarkan data masyarakat, peta/wilayah dan juga tantangan serta peluang. Kemudian pelakasanaan dilengkapi dengan maddah (materi) dan metode dakwah yang mencerahkan dan memajukan. Serta yang terakhir adalah evaluasi untuk mengukur efeketifitas dan dampak dakwah Muhammadiyah terhadap masyarakat yang selama ini telah berjalan. Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini diantaranya adalah : 1) Memberikan Pelatihan da’i se-wilayah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banguntapan Selatan Bantul. 2) Memberikan penyuluhan tentang pentingnya manajemn dakwah di Pimpinan Cabang Muhammadiyah. 3) Memberikan pelatihan dan pemahamam keislaman yang sesuai dengan pandangan Muhammadiyah; 4) Memberikan pemahaman tentang peta dan strategi dakwah kontemporer. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pendampingan yaitu efektifitas dan masifikasi dakwah Muhammadiyah PCM Banguntapan Selatan. Target luaran tersebut mencakup: pertama, tersusunnya manajmen dakwah Muhammadiyah di Banguntapan Selatan dan meningkatnya pemahaman tentang teori dan konsep tablig yang rahmatan lil alamin, universal dan inklusif. Kedua, Meningkatnya partisipasi mubballig Muhammadiyah dalam syiar, tabligh dan dakwah yang berdampak pada optimalisasi dan masifikasi tabligh di daerah PCM Banguntapan Selatan.
Unduhan
Referensi
Alwirsal Imam Zaidallah, Strategi Dakwah, (Jakarta: Kalam Mulia, 2002)
Haedar Nashir, Muhammadiyah Gerakan Pembaruan (Cet.I, Yogyakarta; Suara Muhammadiyah,2010)
Mustafa Kamal Pasha dan Ahmad Adaby Darban, Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam (Cet.2, Yogyakarta: Pustaka SM, 2009)
Nur, Zaenuri, dkk. 2013. Pengelolaan Korps Mubaligh Cabang Muhammadiyah, LPCR Muhammadiyah: Yogyakarta.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dakwah Kultural Muhammadiyah (Cet.1. Yogyakarta; Suara Muhammadiyah, 2005)
Samsul Munir Amin, Ilmu Dakwah (Jakarta: Amzah, 2009), h. 56
Suharsimi, 2006. Prosedur Penelitian Suatau Pendekatan Praktik, PT.Rineka Cipta : Jakarta
Wahidin Saputra, Pengantar Ilmu Dakwah (Makassar: Alauddin University Press, 2011)
Wahyu Ilaihi Dan Harjani Hefni Polah, Pengantar Sejarah Dakwah (Cet. 1, Jakarta: Kencana, 2007
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Ayif Fathurrahman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


