Kebijakan Koreksi dan Penarikan Kembali (Correction and Retraction Policy)
Al-Hasanah: Jurnal Pendidikan Agama Islam memiliki kewajiban untuk menjaga keutuhan, keakuratan, dan integritas rekam jejak akademis dari seluruh artikel yang telah dipublikasikan. Dewan Redaksi menerapkan prosedur resmi terkait ralat, pembaruan, serta pencabutan naskah sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan oleh COPE (Committee on Publication Ethics).
1. Koreksi / Ralat (Corrections / Errata / Corrigenda)
Koreksi dilakukan apabila ditemukan kesalahan atau kekeliruan dalam artikel yang telah diterbitkan, namun kesalahan tersebut tidak merusak atau membatalkan kesimpulan utama dari penelitian.
- Ralat Redaksi (Erratum): Diterbitkan jika terjadi kesalahan teknis dari pihak pengelola/penerbit jurnal (seperti kesalahan pengetikan nama penulis, tata letak, atau nomor halaman).
- Ralat Penulis (Corrigendum): Diterbitkan jika kesalahan berasal dari pihak penulis (seperti kesalahan kecil pada kalkulasi angka, kutipan referensi, atau keterlampiran data pendukung).
Prosedur Koreksi:
- Artikel asli di PDF/HTML akan diperbaiki dengan memberikan catatan perubahan (*change log*) yang jelas.
- Pernyataan Ralat (*Correction Notice*) resmi akan diterbitkan sebagai dokumen terpisah pada edisi berjalan yang menautkan langsung ke artikel asli.
2. Pernyataan Keprihatinan (Expression of Concern)
Dewan Redaksi dapat menerbitkan Pernyataan Keprihatinan (*Expression of Concern*) jika:
- Terdapat indikasi kuat mengenai dugaan pelanggaran etika penelitian atau manipulasi data, namun proses investigasi oleh institusi asal penulis atau tim penilai masih berlangsung dan belum mencapai keputusan final.
- Bukti ketidakabsahan penelitian belum konklusif, namun ada potensi bahaya ilmiah jika isu tersebut diabaikan.
3. Penarikan Kembali / Pencabutan Artikel (Retraction)
Penarikan kembali artikel (*Retraction*) merupakan tindakan penanganan pelanggaran berat. Suatu artikel yang telah dipublikasikan dapat ditarik kembali apabila:
- Terdapat bukti kuat bahwa temuan riset tidak dapat dipercaya, baik akibat kesalahan fatal (*honest error*) maupun manipulasi/fabrikasi data.
- Terbukti melakukan plagiarisme berat atau autoplagiarisme (*self-plagiarism*) yang substansial.
- Artikel pernah atau sedang dipublikasikan di jurnal lain (*duplicate/redundant publication*).
- Terdapat pelanggaran etika berat (seperti penelitian tanpa persetujuan etik atau sengketa hak cipta/pengarangan yang tidak terelakkan).
Mekanisme Pencabutan Artikel:
| Elemen | Ketentuan Penarikan Kembali |
|---|---|
| Penandaan Watermark | File PDF artikel asli tetap berada di portal OJS, tetapi versi PDF ditandai secara permanen dengan *watermark* "RETRACTED" di setiap halaman. |
| Notifikasi Resmi | Pengumuman Pencabutan (*Retraction Notice*) diterbitkan pada edisi terbaru, memuat alasan pencabutan, identitas pemicu penarikan, serta tautan (*hyperlink*) ke artikel asli. |
| Halaman Abstrak | Teks abstrak pada halaman web artikel diperbarui dengan menyertakan pernyataan resmi penarikan artikel di bagian atas. |
4. Penghapusan Artikel (Removal of Published Content)
Penghapusan artikel secara total dari basis data jurnal (sehingga PDF tidak dapat diakses sama sekali) hanya dilakukan dalam keadaan yang sangat terbatas dan darurat, yaitu apabila:
- Artikel memuat konten yang melanggar hukum secara jelas (seperti pencemaran nama baik secara ilegal).
- Terdapat perintah pengadilan yang mewajibkan penghapusan dokumen.
- Artikel memuat data pribadi atau medis yang jika disebarkan dapat membahayakan keselamatan individu tertentu.
Prinsip Transparansi Publikasi
Al-Hasanah: Jurnal Pendidikan Agama Islam menjunjung tinggi prinsip bahwa rekam jejak penerbitan tidak boleh dihilangkan secara sewenang-wenang tanpa pemberitahuan publik yang transparan dan akuntabel demi integritas dunia sains.












