Relevansi Relativitas Waktu Einstein dengan QS Al-Hajj: 47 dan QS Al-Ma’arij: 4

Penulis

  • Tantri Rahmayu Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung Jawa Barat
  • Syahidin Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung Jawa Barat

DOI:

https://doi.org/10.51729/murid.311228

Kata Kunci:

Relativitas Waktu, Fisika Modern, Einstein, Integrasi Sains dan Agama, Al-Qur’an

Abstrak

Waktu merupakan konsep dasar dalam fisika dan pemahaman manusia tentang alam semesta. Dalam fisika modern, teori relativitas yang dikemukakan oleh Albert Einstein telah mengubah paradigma tentang waktu, menunjukkan bahwa waktu tidak bersifat mutlak, melainkan relatif, bergantung pada kecepatan pengamat dan medan gravitasi di sekitarnya. Salah satu manifestasi dari relativitas waktu adalah dilatasi waktu, yang terjadi ketika suatu objek bergerak dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya atau berada dalam medan gravitasi yang sangat kuat. Konsep waktu yang relatif ini juga tercermin dalam perspektif teologi Islam, seperti yang termaktub dalam Surah Al-Hajj: 47, yang menyatakan, "Satu hari di sisi Tuhanmu adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.". Penelitian ini berfokus pada eksplorasi keterkaitan antara relativitas waktu dalam fisika dan pemahaman waktu dalam perspektif Islam, dengan tujuan untuk menemukan kesamaan dan potensi integrasi keduanya. Pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini, melalui kajian literatur terhadap teori relativitas waktu dan tafsir Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik dalam fisika maupun dalam ajaran Islam, terdapat kesamaan dalam konsep waktu yang tidak mutlak dan dipengaruhi oleh faktor eksternal. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman ilmiah dan teologis tentang waktu dapat saling melengkapi, menawarkan wawasan baru tentang integrasi ilmu pengetahuan dan agama. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya diskusi lintas disiplin terkait hubungan antara sains dan teologi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Al-Mawardi, A. (1994). Tafsir Al-Mawardi. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Ashby, N. (2003). Relativity in the global positioning system. Living Reviews in Relativity.

Einstein, A. (1905). Zur Elektrodynamik bewegter Körper. Annalen der Physik.

Einstein, A. (1915). Die Feldgleichungen der Gravitation. Sitzungsberichte der Königlich Preußischen Akademie der Wissenschaften, 844–847.

Ibn Kathir, I. (2000). Tafsir al-Qur'an al-Azim. Dar al-Turath.

Jones, D. E. (2015). The physics of time in theological contexts. Journal of Religious Physics.

Misner, C. W., Thorne, K. S., & Wheeler, J. A. (1973). Gravitation. W. H. Freeman and Company.

Qutb, S. (2000). Fi Zilal al-Qur'an (The shadow of the Qur'an). Maktabah Dar al-Shuruq.

Smith, A. B., et al. (2018). Exploring the intersection of relativity and spiritual beliefs. Journal of Interdisciplinary Science Studies.

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-30

Cara Mengutip

Rahmayu, T., & Syahidin. (2025). Relevansi Relativitas Waktu Einstein dengan QS Al-Hajj: 47 dan QS Al-Ma’arij: 4 . Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam, 3(1), 46–55. https://doi.org/10.51729/murid.311228