Penerapan Metode Cerita pada Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menanamkan Akhlak Mulia pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah

Penulis

  • Mariam Khoerunnisa STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi
  • U Abdullah Mu'min STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.51729/murid.321740

Kata Kunci:

Metode cerita, Akidah Akhlak, Akhlak Mulia, Madrasah Ibtidaiyah

Abstrak

Penelitian ini di latar belakangi oleh perhatian peneliti terhadap berbagai kendala yang dihadapi dalam penerapan metode cerita dalam pembelajaran Akidah Akhlak, khususnya dalam upaya menanamkan akhlak mulia kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Pembelajaran akidah akhlak merupakan aspek penting dalam pendidikan Islam, dan metode cerita dipilih karena diyakini mampu membentuk karakter siswa secara efektif melalui keteladanan tokoh-tokoh Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode cerita dalam pembelajaran akidah akhlak guna menanamkan akhlak mulia pada siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada pemahaman proses penerapan metode cerita dalam pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di MI Wangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode cerita diterapkan dengan menyampaikan kisah-kisah Nabi Muhammad SAW, khususnya tentang akhlak sabar dan memaafkan. Nilai-nilai tersebut kemudian diinternalisasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung keberhasilan penerapan metode ini antara lain adalah lingkungan belajar yang kondusif, pemanfaatan grup WhatsApp sebagai media komunikasi, dan kreativitas guru. Adapun faktor penghambatnya meliputi kurangnya fokus siswa akibat intensitas penggunaan handphone, cepatnya perubahan konsentrasi anak, serta pengaruh lingkungan sekitar. Secara keseluruhan, metode cerita terbukti efektif namun perlu pengelolaan yang tepat agar hasilnya optimal.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Afifah, N., Hidayati, S., & Zulkarnain, A. I. (2024). Upaya Menanamkan Nilai-Nilai Profetik Pada Anak Usia Dini Melalui Cerita Sirah Nabawiyah. Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 1–11.

Badruzzaman, F. N. U. (2019). Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dalam Membentuk Karakter Siswa Sdit Sabilul Huda Kota Cirebon. Oasis: Jurnal Ilmiah Kajian Islam, 3(2), 1–17.

Dalimunthe. (2016). kisah dalam hadist bisa benar bisa salah.

Darmi, Y. D., & Setiawan, A. (2016). Penerapan metode clustering k-means dalam pengelompokan penjualan produk. Jurnal Media Infotama, 12(2).

Darwin, D., Boeriswati, E., & Murtadho, F. (2023). Asesmen pembelajaran bahasa dalam kurikulum merdeka belajar pada siswa SMA. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 12(2), 25–36.

Haryono, E. (2023). Metodologi penelitian kualitatif di perguruan tinggi keagamaan Islam. An-Nuur, 13(2).

II, B. A. B. (2017). A. Pengertian Metode. METODE DAKWAH BIL HAL DALAM PERSPEKTIF, 11.

Majid, N. (2002). Fatsoen, Nurcholis Madjid. Penerbit Republika.

Miftakhuddin, M., & Imron, I. (2021). Urgensi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Anak Di Sekolah Dasar. Prosiding University Research Colloquium, 207–215.

Nugroho, R. (2003). Prinsip Penerapan Pembelajaran. Jakarta: Balai Pustaka, 158.

Pohan, N., & Marhumah, M. (2021). Implimentasi Pendekatan Metode Kisah Qur’an Nilai Religiusdan Moral Di Ra Ar-Raudhah Anak Usia Dini Kota Sibolga Sumatera Utara.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-31

Cara Mengutip

Khoerunnisa, M., & U Abdullah Mu’min. (2025). Penerapan Metode Cerita pada Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menanamkan Akhlak Mulia pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah. Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam, 3(2), 99–109. https://doi.org/10.51729/murid.321740

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.