Transformasi Hifdzul Lisan di Ruang Digital

Analisis Hadis dalam Etika Berkomentar Netizen

Penulis

  • Nurul Hawani Rahayu Putri STIT Al-Azami
  • Mutiara Samrotul Aropah STIT Al-Azami
  • Muhammad Rijaal Qurrota A’yuni STIT Al-Azami

DOI:

https://doi.org/10.51729/murid.411979

Kata Kunci:

Hifdzul lisan, etika digital hadist, netizen media sosial

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena cyberbullying dan ujaran kebencian di media sosial yang menunjukkan degradasi moral dalam berkomunikasi digital. Isu utama penelitian ini adalah bagaimana transformasi konsep hifdzul lisan (menjaga lisan) dalam tradisi Islam dapat diimplementasikan sebagai etika berkomentar bagi netizen di ruang digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis relevansi hadis-hadis tentang menjaga lisan terhadap perilaku bermedia sosial saat ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) serta analisis konten terhadap hadis-hadis tematik mengenai etika berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep hifdzul lisan mengalami pergeseran bentuk dari lisan (ucapan) menjadi tulisan (komentar digital), namun esensi nilai moralnya tetap sama. Hadis Nabi SAW yang memerintahkan untuk berkata baik atau diam menjadi pondasi utama dalam etika digital. Implementasi hifdzul lisan di ruang digital mencakup aspek tabayyun (verifikasi informasi), penggunaan kalimat yang santun (qaulan layyinan), dan menghindari perdebatan yang tidak produktif. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi etika digital berbasis hadis merupakan solusi preventif dalam menekan konflik sosial di dunia maya. Kesadaran akan pengawasan ilahiah terhadap setiap ketikan jari (jari sebagai pengganti lisan) menjadi kunci utama transformasi ini agar tercipta ekosistem digital yang harmonis dan edukatif bagi seluruh pengguna internet, khususnya netizen di Indonesia.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ainiyah, N. (2018). Remaja millennial dan media sosial: Media sosial sebagai media

Aprilia, R., & Suryadi, B. (2021). Etika komunikasi digital di kalangan generasi milenial

Bungin, B. (2021). Metodologi penelitian kualitatif: Aktualisasi metodologis ke arah ragam varian kontemporer. Jakarta: Kencana.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

dalam perspektif Islam. Jurnal Komunikasi Islam, 11(1), 45–60. https://doi.org/10.15642/jki.2021.11.1.45-60

disrupsi. Jurnal Sosioteknologi, 22(1), 15–27. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2023.22.1.2

Fauzi, A. (2020). Literasi digital dan etika bermedia sosial dalam perspektif pendidikan

Global, 12(1), 1–14. https://doi.org/10.24815/jkg.v12i1.26789

Hasanah, U. (2021). Nilai-nilai hadis dalam membangun etika komunikasi di media

Hidayat, T., & Syahidin. (2019). Konsep etika komunikasi Islam dalam Al-Qur’an dan

implementasinya di media sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 9(2), 243–264. https://doi.org/10.15642/jki.2019.9.2.243-264

informasi pendidikan bagi remaja millennial. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 2(2), 221–236. https://doi.org/10.35316/jpii.v2i2.76

Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(2), 109–122. https://doi.org/10.14421/jpai.2020.172-02

Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.

modern. Jurnal Studi Hadis, 4(2), 145–160. https://doi.org/10.21043/jsh.v4i2.7895

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nugroho, A., & Safitri, D. (2023). Perilaku netizen dan tantangan etika digital di era

of user behavior. Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(1), 67–82. https://doi.org/10.31315/jik.v21i1.7890

Putri, M. A., & Lestari, P. (2023). Digital communication ethics in social media: A study

Rahman, F. (2020). Etika berbicara dalam hadis dan relevansinya dengan komunikasi

Sari, D. P. (2023). Hoaks dan literasi digital masyarakat Indonesia. Jurnal Komunikasi

sosial. Jurnal Living Hadis, 6(1), 33–52. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2021.2465

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

terhadap psikologis remaja. Jurnal Psikologi, 18(2), 89–102. https://doi.org/10.24014/jp.v18i2.18234

Wulandari, R., & Fitriani, Y. (2022). Cyberbullying di media sosial dan dampaknya

Yusuf, A. M. (2020). Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Jakarta: Kencana.

Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Rahayu Putri, N. H., Samrotul Aropah, M., & Qurrota A’yuni, M. R. (2026). Transformasi Hifdzul Lisan di Ruang Digital: Analisis Hadis dalam Etika Berkomentar Netizen. Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam, 4(1), 10–17. https://doi.org/10.51729/murid.411979

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.