Strategi Guru Tahfidz Dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Juz 30 Pada Siswa Kelas VII Di SMP IT An-Nuur Cikadu Palabuhanratu

Penulis

  • Mela Amelia Sari Sekolah Tinggi Agama Islam Pelabuhan Ratu
  • Yandi Suryana Sekolah Tinggi Agama Islam Pelabuhan Ratu
  • Usman Faqih Sekolah Tinggi Agama Islam Pelabuhan Ratu

DOI:

https://doi.org/10.51729/murid.11103

Kata Kunci:

Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an, Strategi Guru Tahfidz

Abstrak

Menghafal Al-Qur’an bukanlah suatu perkara yang sulit, karena Allah SWT akan menjamin kemudahan bagi orang-orang yang ingin menghafalnya dengan sungguh-sungguh. Namun, mengajarkan kepada siswa perlu adanya bimbingan dari seorang guru untuk meningkatkan kualitas hafalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Perencanaan Guru Tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an juz 30 pada siswa kelas VII di SMP IT AN-Nuur Cikadu. 2) Upaya Guru Tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an juz 30 pada siswa kelas VII di SMP IT AN-Nuur Cikadu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang menitik beratkan pada hasil pengumpulan data dari informan yang ditentukan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan: 1) perencanaan Guru Tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an pada siswa kelas VII di SMP IT An-Nuur Cikadu, yaitu : a) Metode menghafal Al-Quran menggunakan metode Mutqin b) Menjaga hafalan dengan cara: (1) membimbing siswa untuk tetap muraja’ah (2) muraja’ah kembali setelah setoran (3) mengadakan program tasmi’. 3) Target hafalan siswa 1 juz dalam satu tahun. 4) Hambatan  yang dihadapi Guru Tahfidz yaitu: (1) adanya siswa yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, (2) kesehatan guru yang dapat mengganggu konsentrasi dalam mengajar, (3) adanya rasa malas dari diri siswa ketika menghafal Al-Qur’an, dan (4) adanya kecerdasan yang berbeda dari para siswa. 2) upaya Guru Tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an Pada siswa Kelas VII di SMP IT An-Nuur Cikadu, yaitu: a) Memberikan motivasi kepada para siswa berupa nasehat, pendekatan individu, penghargaan, kompetisi serta pujian. b) Memberi hukuman kepada para siswa dengan cara diberikan tugas hafalan dikelas. c) Melakukan pengawasan (langsung dan tidak langsung).

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdullah, M., Karima, D. N., Masruroh, H., Abroro, M. M., & Irfan, A. (2020). TRADISI PEMBACAAN DZIKIR FIDA’DAN HIZBUN NASHOR (Kajian Living Qur’an Terhadap Majelis Dzikir di Pondok Pesantren An-Nuriyyah Kaliwining Rambipuji Jember).

Al Munawar, S. A. H. (2002). Al-Qur’an membangun tradisi kesalehan hakiki. Ciputat Press.

Hadhiri, C. (2003). Klasifikasi kandungan Al-Qur’an. Gema Insani Press.

Hasyim, A. (2015). korelasi antara strategi tahfidz gaya belajar mahasiswa dan kinerja di Al-qur’an menghafal (hifz). MCSR.

Muhammad, S. (20013). The secret Al-Qur’an. In Mitra Pustaka (Ed.), The Secret Al-Qur’an (p. 21).

Quraish, S. (2007). Wawasan al-Qur’an, Tafsir Tematik atas Berbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan Pustaka.

Rahmawati, M. (2013). Ulumul Qur’an. sukses press.

Shihab, M. Q. (2007). “ Membumikan” Al-Quran: fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat. Mizan Pustaka.

Su’aib, H. M., & Kawakib, A. N. (2013). Tafsir Tematik: konsep, alat bantu, dan contoh penerapannya/Su’aib H. Muhammad. 1.

Sukardi, H. M. (2021). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi Dan Praktiknya (Edisi Revisi). Bumi Aksara.

Unduhan

Diterbitkan

2023-04-29

Cara Mengutip

Amelia Sari, M., Suryana, Y. ., & Faqih, U. (2023). Strategi Guru Tahfidz Dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Juz 30 Pada Siswa Kelas VII Di SMP IT An-Nuur Cikadu Palabuhanratu. Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam, 1(1), 31–48. https://doi.org/10.51729/murid.11103

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.